Thursday, 30 April 2009

"Jiwang itu Seni??" harus dibela, membela atau "ble blah"..


Jiwang.....macam-macam org fikir klu kita cakap pasal jiwang..aduhaii...manusia..lain org lain penilaian,lain org lain pemahaman,lain org pula lain pula pengertiannya..aduyaiii...

Jiwang 1
=jiwang itu romantik??

Jiwang 2
=jiwang??geli laaa....

Jiwang 3
=itu tandanya berterus terang,luahan hati..tak salah pun...

rupanya..dalam sedar tidak sedar,ada pula yang mengakui.."jiwang itu seni"..saya sendiri masih belum mendalami ayat itu..kalau difikirkan..siapa pun jiwang sebenarnya..bila kita sedih..fikirkan bagaimana cara kita berfikir..berkata-kata..apatah lagi kalau kita mahu "mengayat" si dia pujaan hati..macam-macam la teknik yang keluar..namun yang pastinya..minta kasihan pun kena guna "nada" jiwang juga kann..ahahaha..

ternyata hidup ini begini..

February 17th, 2009 by gumbadi

kemana saja ada saja penglihatan penglihatan baru yang kutemui

penglihatan-penglihatan yang bisanya boleh dikatakan kabur dan dingin saja

samuanya serba kekurangan dan tiada garis panduan yang rata dan lurus terus

mungkin bisa saja kita menduga hidup ini bagaimana esok harinya

namun mau sadar tidak sadar ada saja yang tidak kita duga sama sekali tarjadi

diluar pemikiran mungkin saja mudah menjalani

namun noktahnya tiada satu pun di dunia ini yang demikian percuma senanggnya

sedangkan mau patuh terus kepada Tuhan pun tidak bisa

apatah lagi mau melawan diri sediri

memang tiada yang mampu…

kalau difikirkan terus…

hidup ini ternyata memang begini

pergian terus dan kembali semula

dan esoknya entah sampai kapan pun akan terus begitu saja ayatnya

memang senang untuk melihat tetapi mengerti itu sukar

mata memang sudah jelas dari kecil tetapi perlu juga kacamata bila dewasa

ini lah kehidupan manusia

yang tidak habis-habis bergustian terus sesama sendiri

akhirnya dirinya sendiri juga yang tidak faham mengapa ini itu samua terjadi…

dan kalaulah nanti kita mulai sadar

biarlah kita tahu siapa diri kita sebelum mau mengenal org lain

sperti ada tertulis..

“carilah dahulu kerajaan Allah dan semuanya itu akan diberikan padamu kemudian nati..”

GADIS...

February 19th, 2009 by gumbadi

gadis..???

satu nama yang seringkali meniti dibibir setiap jejaka…

bukan hanya menjadi sebutan..

kadangkala menjadi rebutan..entah mengapa…

gadis lagi…

ooohh…bosan..ada apa dengan gadis??

bukankah segalanya sudah jelas tentang si gadis itu..

mungkin gadis itu..

mmm…mungkin saja gadis itu..tp mungkin bukan..

masanya belum tiba untuk memperbesar-besarkan hal ini…

mengapa harus gadis itu..??

ya..mengapa? gadis itu bukan gadis biasa..

gadis itu punya sesuatu yang dulunya aku miliki..

dan aku inginkannya semula..

semangat itu..

senyuman itu..

suara itu..

sentuhan itu..

mata itu..

seolah-olah semuanya pernah ku miliki..

????

seharusnya aku kenal siapa gadis itu..

bukan sekadar tahu siapa dia..

tetapi harus ku kenal siapa dia…

mungkin harumannya sedang mekar mewangi sekarang…

dan mungkin selamanya bagiku..

siapa yang tahu? tiada…

yang pasti aku tahu..

dialah gadis itu…

haruskah aku mengerti..

February 11th, 2009 by gumbadi

hari ni suatu perkataan berbisik menerjah ruang hatiku…

aku bagai tidak percaya ini berlaku padaku

dan aku tidak mengerti bagaimana ini terjadi…

saat ini aku coba melihat lebih jauh lagi..

mencelah disetiap lengkuk perkataan itu

menyenduk segala yang terlerai dari perkataan itu..

perkataan itu….

pengertianya amat sukar kubendung bersama langkah sekecil ini

penghayatannya amat gelap untuk direnangi oleh hati sekecil manusia

pengucapanya amat sukar digambarkan oleh ayat sebaris cuma

namun kini aku mulai faham

walau tak sebaik yang pernah aku fahami

namun kiaranya ini mencukupi

untuk aku jadikan bekal ku meredah perkataan itu

pada hari esok…

seperti bintang..

November 11th, 2008 by gumbadi

Anda Saja Engkau Tahu
Resahku Karenamu
Andai Aku Di Benakmu
Alangkah Indahnya Dunia
Bila Ada Satu Nama Ku Rindu
Selalu Sebutkan Dirimu
Seperti Bintang Indah Matamu
Andaikan Sinarnya Untuk Aku
Seperti Ombak Debar Jantungku
Meranti Jawabanmu
Pernah Aku Dengar Darimu
Engkau Kini Sendiri
Namun Adakah Kau Dengarkan Aku
Yang Benar Inginkan Kamu
Mungkin Aku Terlalu
Berharap Yang Tak Tentu
Adakah Aku
Buatmu Yang Mengerti Aku
Biarkanlah Masa-Masa Itu
Melingkari Pengharapan Ini
Sesudah Aku Menjadi Aku
Kerna Aku Bukanlah Diriku Saat Itu
Biarkan Saja
Kerna Cinta Tak Akan Pergi Semudah Itu..

TiaDa apa yang KekaL..

February 22nd, 2009 by gumbadi

ketika aku mengukir madah ini…sesungguhnya telah ku lalui dan ketahui banyak perkara tentang dunia..tentang manusia..tentang kehidupan….

usiaku memang masih muda..namun ini bukan ukurannya..lihatlah perjalanan kehidupan anda sendiri dan anda akan ketahui sejauh mana anda faham dan mengerti tentang cerita kehidupan ini..

aku sememangnya lahir dan masih hidup dalam ruang yang serba kekurangan..ruang yang tidak mudah untuk diterokai oleh kata-kata sekalipun, apatah lagi oleh pandangan mata biasa..semuanya seumpama ruang-ruang persoalan yang sukar terisi oleh realitinya..

apa dan bagaimana kehidupan ini adalah berbeda-beda bagi setiap manusia..walau ia adalah tampak sama pada luaranya..namun pengalaman itulah yang berkuasa untuk mengadili segala persoalan ini..

seusia muda ini aku seringkali berfikir..caraku berfikir mungkin tidak sama dengan mereka yang lain..sejauh mana anda pernah merenung kehidupan lepas anda? pernahkah anda coba untuk menongkah bagaimana kehidupan anda pada masa akan datang?? semua itu tidak mustahil..

satu perkara yang aku tahu kita semua pun tahu..ada yang tahu tapi sebenarnya dia tidak tahu bahawa sebenarnya dia tahu…ada pula yang tahu tapi sebenarnya dia tidak tahu baahawa sebenarnya dia tidak tahu..samalah seperti seseorang yang tahu bahawa dia tidak tahu berlawan dengan seseorang yang tidak tahu bahwa sebenarnya dia tidak tahu…

beberapa perkara adalah wajib berlaku dalam kehidupan ini..ia seumpama siang dan malam yang akan silih berganti..gembira..sedih..marah..kecewa..ketawa… susah..senang..menderita..sakit..ini semua adalah norma kehidupan yang kita tidak dapat hindari…

yang hidup akan mati juga..yang muncul atas gelaran ‘datang’ pasti akan menghilang bila tiba masanya untuk ia ‘pergi’…semuanya seumpama perancangan yang mudah dilakar..namun yang dipegang pasti akan terlepas..yang digenggam pasti akan terlerai…adakah mesti aku katakan kehidupan ini hanyalah rentetan cerita cerita sedih manusia…??

dan ya…hidup ini bukan semuanya akan kekal begini..ada yang akan bangkit..ada pula yang akan maju kehadapan..dan tidak kurang juga yang akan jatuh berciciran kebawah…seumpama bayang bayang yang sentiasa berubah ubah mengelilingi hidup sejengkal manusia…

Agreement….

February 22nd, 2009 by gumbadi

Watching the world
From our window of life
Can we see all there is
That is real
That is right
To the distance so far
From our true understanding
Making us want more
Making us see less

The fire
Making me clear
Making me fly
Spinning me ’round around
Spinning me ’round

The fire within your eyes
This mystic time
I’ve known before
Once before
The flame within my heart
Agreements made
Are now realized
Like before

Speaking of worlds
Driven far far apart
How the innocence
Crushes the nature of things
To the point that we lose
All we’re trying to gain
Making us want more
Making us see less

The fire
Making us clear
Making us fly
Spinning us ’round around
Spinning us ’round

The fire within your eyes
This mystic time
I’ve known before
Once before
The flame within my heart
Agreements made
Are now realized
Like before

The fire
Making us clear
Making us fly
Spinning us ’round around
Spinning us ’round
The flame
Making us clear
Making me fly
Spinning me ’round around
Spinning me ’round

Agreements of Trust
Agreements of Faith
Agreements of Truth
Agreements of Love
Agreements of Liberty
Agreements set you free
“Under the Power of Love”

ku adun 100 lagu buatmu..

April 23rd, 2009 by gumbadi

Gadisku…

Dikaulah hidup ini rangkap tak bermaya

kau muncul membawa harapan

Di kala hari-hariku menjadi gelita

kau datang membawa cahaya

Dan Aku yang masih disini

Bertemankan rindu dalam sepi

Aku yang setia menanti

Menunggu jawapan yang belum pasti

Akan ku temui bilakah tiba masa itu

aku tak tahu mengapa

tiba-tiba sahaja di dalam hati ini sering rindu padamu

ingin ku meluahkan tapi tak berdaya

kerna kutahu bukan aku yang bertakhta dihatimu

andai aku menjaring bintang-bintang sekalipun

aku tahu itu tak akan cukup bagimu

namun..

izinkan aku mengucapkannya

bahwa kaulah sebuah arti keindahan

yang melebihi khayalan dan segala impianku

dan kini aku tak tahu harus bagaimana

aku merasa tiada berkawan selain dirimu

jika memang bukan diriku yang menjadi pilihan hatimu

mungkin sudah takdirnya kau dan aku takkan mesti bersatu

seandainya kau ada disini denganku

mungkinku tak akan sendiri menghiasi malam sepiku

bila kuingat tentang dirimu..

seringkali aku berharap kau juga tahu

mengapa sampai saat ini aku masih sendirian

seandainya dapat ku melukiskan isi hatiku untukmu

seandainya kau pun harus tahu ini semua

aku Cuma mahu kau bahagia

jalani jalan yang kau pilih “cinta tak harus memiliki”

seharusnya aku tak mengharap seperti ini

tapi aku akan slalu ada untukmu

semua yang kurasakan ini

tak mungkin dapat aku hapuskan dari diari hidupku

walau senja kini berganti malam

tolonglah aku dari kehampaan ini

selamatkan cintaku dari hancurnya hatiku

hempaskan kesendirian yang tak pernah berakhir

biarkanlah hatiku ini terlepas andai itu jawapnya

jangan biarkan cinta yang melukai hatiku sekali lagi

biarlah ku memiliki kekasih hati tanpa airmata

sempurnakan hidupku dari kerapuhan ini

skali lagi ku ingin kau tahu

rasa ini sungguh menyakitkan jantungku

namun skali lagi aku sedar

aku hanya makhluk yang tak bermateri

dipandang sebelah mata tak punya reputasi

rasa ini satu derita, ku harap kau juga merasa

“puisi Rangga untumu..”

Perempuan…datang atas nama cinta

Bonda pergi..kerna cinta..

Digenangi arah jingjingga dalam wajahmu

Seperti bulan lelap tidur dihatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya?

Meninggalkan hati untuk dicaci

Lalu kali ini aku lihat karya syurga dari mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta?

Tapi aku pasti akan kembali

Dalam satu purnama

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya…

Bukan untuk siapa..

Tapi untukku…